Sabtu, 11 Mei 2013

Miliarder Rusia Ciptakan Avatar untuk Manusia

VIVAnews - Seseorang yang bisa hidup selamanya hanya ada dalam fiksi. Namun, keinginan kehidupan kekal dapat menjadi kenyataan.

Baru-baru ini, seorang miliarder Rusia mengumumkan rencana kontroversial. Ia berencana untuk otak hidup yang kekal. Rencananya akan dilaksanakan pada 2045.

Apakah Dmitry Itskov, 32, yang dengan tegas percaya bahwa teknologi untuk hidup selamanya dalam hologram tubuh.

Teknologi ini umumnya dikenal sebagai avatar, yang merupakan obyek dalam dua atau tiga dimensi sehingga menampilkan inkarnasi pengguna, laporan Daily Mail, 11 Mei 2013.

Seiring dengan peneliti lain, sebagai '2045 Itskov Yayasan Initiative yang bertujuan untuk membuat langkah selanjutnya dari evolusi manusia.
 

 

                                      Sebuah contoh dari bentuk avatar. (Daily Mail)

Saat ini, ada 20.000 orang yang bergabung dengan Facebook Fanpage '2045 inisiatif untuk kemajuan teknologi yang digunakan.

"Kami sedang dalam proses menyatukan peneliti untuk mewujudkan rencana ini. Jika tim terbentuk, kita akan membuat jadwal belajar," kata Itskov.

Dia melanjutkan, yayasan ini telah merencanakan untuk membentuk tubuh manusia dari hologram. "Program ini akan selesai pada 2045. Akan Melakukan yang terbaik untuk mengatasinya," kata Itskov.

Itu membuat manusia bisa hidup selamanya, adalah pelanggaran etika dan moralitas. Namun, Itskov mengatakan penelitian ini dapat membantu orang untuk mengembangkan intelektual, moral, jasmani dan rohani.

"Seseorang yang memiliki avatar yang sempurna akan tetap menjadi bagian dari masyarakat. Individu tetap hidup dan dapat membantu orang," kata Itskov. "Studi ini adalah jalan menuju keabadian" katanya.

Selasa, 07 Mei 2013

Mau Bikin Senjata Api? Pakai Printer Ini

VIVAnews - Penyebaran kepemilikan senjata api akan semakin luas. Ini dibuktikan dengan semakin mudahnya seseorang mendapatkan senjata api buatan. Ya, cukup mudah. Karena teknologi printer 3D.

Baru-baru ini, sebuah kelompok kontroversial bernama Defense Distributed berhasil menciptakan senjata api pertama yang dibuat dari sebuah printer 3D atau tiga dimensi. Kelompok ini bahkan berencana untuk menjual senjata rakitan itu secara online.

Ide itu datang setelah melihat penggunaan printer yang lebih murah dalam menciptakan sebuah objek atau barang ketimbang membelinya di toko.

Dengan printer 3D, orang-orang yang ingin memiliki senjata api cukup mengunduh dan mencetaknya di printer rumah.

Dilansir BBC, 8 Mei 2013, Defense Distributed telah menghabiskan bertahun-tahun untuk membuat senjata api dengan teknologi terbaru. Dan, telah sukses melakukan uji coba tembakan pertamanya pada Sabtu, 4 Mei 2013, di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Teknologi terbaru ini bekerja dengan mencetak lapisan demi lapisan plastik jenis ABS, dan mengubahnya menjadi material yang padat.

Biaya yang diperlukan untuk membuat sebuah pistol dari printer 3D ini adalah US$8.000, setara Rp78 juta.

Menurut Cody Wilson, 25 tahun, pemimpin Defense Distributed, yang juga mahasiswa hukum di University of Texas, AS, akan ada banyak orang yang berharap agar teknologi ini tidak berhasil.

"Tapi, dunia percetakan 3D telah menjadi industri manufaktur di masa depan. Tentu saja teknologi terbaru ini memiliki risiko dan manfaat," kata Wilson.

Dia menambahkan, merancang desain pistol dan bisa dimiliki oleh banyak orang adalah sebuah bentuk kebebasan. Menurutnya, teknologi telah membuat orang-orang bisa memiliki apa saja yang diinginkan.


Pistol yang terbuat dari printer 3D. (BBC)


Ancaman Serius

Badan legislatif di AS yang merancang Undang-Undang mengenai senjata api telah menyatakan keprihatinannya terhadap teknologi pembuatan senjata api tersebut.

Begitu pun di Eropa. Victoria Baines, dari Europol Cybercrime Centre mengatakan, lembaga penegak hukum di Eropa kini terus memantau perkembangan teknologi pencetakan senjata api 3D.

"Sekarang, para penjahat akan lebih mudah mendapatkan senjata api. Itu adalah pengaruh dari sebuah teknologi baru yang membuat sebuah barang menjadi lebih mudah dibuat dan dengan biaya yang hemat," tutur Baines.

Sementara menurut Leah Gunn Barrett, dari New Yorkers Against Gun Violence, jika senjata api itu jatuh ke tangan orang yang salah, tentu akan menjadi sangat berbahaya.

"Jika orang-orang yang memiliki kerusakan mental, atau anak-anak di bawah umur, memiliki senjata api tersebut, tentu berpotensi membunuh banyak orang," ujar Barrett.

Saat ini, lembaga penegak hukum di seluruh dunia telah menugaskan sebuah tim untuk mengawasi jenis-jenis cybercrime dan perluasan teknologi cetak 3D.

"Teknologi telah berkembang sangat pesat di luar dugaan. Satu langkah baru dalam teknologi sama saja dengan satu langkah kecanggihan seorang penjahat," ucap Baines.

Minggu, 05 Mei 2013

Mengintip Wajah Teknologi Masa Depan

VIVAnews - Memprediksi wajah teknologi di masa depan bukan perkara yang mudah. Pasalnya, perkembangan teknologi sangat dinamis.

Namun, meski sulit, pemerhati teknologi sudah membeberkan ramalannya tentang wujud teknologi di masa depan, seperti dilansir CNN, 6 Mei 2013.

Menurut Marcus Fairs, pemimpin redaksi majalah desain yang cukup berpengaruh, Dezeen, teknologi yang paling berdampak pada beberapa dekade mendatang adalah teknologi di bidang manufaktur dan teknologi yang dapat dipakai (wearable).

"Teknologi desain digital, percetakan 3D, robotik, dan pemindai 3D, ditambah lompatan yang eksponensial di bidang manufaktur. Semuanya melahirkan alat-alat yang powerful untuk manusia," katanya.

"Seperti halnya evolusi komputer personal (PC) hingga menjadi laptop pada dua dekade lalu, juga perangkat lunak video editing yang terjangkau untuk membuat film hari ini, maka revolusi itu akan terjadi di bidang manufaktur," tandas Fairs.

Fairs menuturukan, teknologi wearable seperti Google Glass menunjukkan evolusi utama dari sebuah desain. Teknologi ini mampu menghilangkan objek sama sekali dari tangan pengguna.

Ia juga yakin, teknologi wearable lain yang dikembangkan beberapa perusahaan akan segera berkembang. Salah satunya, yaitu tato digital.



Prototipe tato digital. (CNN)

Tato Digital

Soal teknologi yang dapat dipakai, sang editor pun mengutarakan potensi teknologi tato digital besutan ilmuwan material, John Rogers bersama timnya di perusahaan MC10.

Ya, tato digital itu disebut Biostamp. Dilansir Dezeen, tato ini merupakan tato temporer, tapi mirip dengan tato permanen. Maksudnya, tato ini sangat tipis bisa dibilang menyatu dengan kulit sampai ke jaringan epidermal.

Apa istimewanya Biostamp ini? Tato dapat dimanfaatkan untuk memonitor kondisi kesehatan pengguna.

Karena menyatu, tentu tato ini nyaman di kulit. Hasil diagnosisnya bahkan diklaim lebih akurat dibanding pemeriksaan normal.


Tato Biostamp. (CNN)


MC10 mendobrak perangkat elektronik yang kaku dengan membuat Biostamp dari silikon lunak tipis serta mencetaknya pada kulit dalam bentuk kecil.

Tim MC10 kini sedang mengoptimalkan tato tersebut, agar terinetgrasi pada sistem komunikasi nirkabel. Sehingga, nantinya bisa juga menyampaikan informasi ke ponsel pintar secara real-time.



Mico, headphone pintar besutan Neurowear. (CNN)

Headphone Pintar

Teknologi wearable lain adalah headphone besutan Neurowear. Sesuai nama pembesutnya, headphone ini dapat membaca pikiran penggunanya melalui saraf lalu memutar lagu sesuai mood pengguna saat itu.

Pada headphone terdapat sensor khusus yang mengukur gelombang pada saraf otak pengguna. Dari sini, headphone mampu mengonversi mood pengguna menjadi musik yang cocok dari daftar lagu yang ada di ponsel pintar pengguna.



sumber: viva.co.id



Senin, 29 April 2013

Apakah GPS sudah cukup? IPS Akan Membuat Kita Terkesima

Aplikasi ini dipakai untuk keperluan penting di dalam kehidupan kita sehari-hari terutama untuk penentuan sistem penentuan posisi yang sangat mengagumkan - perangkat navigasi portabel, mobil yang dapat mengemudi sendiri secara otomatis, setting penargetan rudal - dan beberapa aplikasi yang lainnya.

Satelit Amerika Global Positioning System dan GLONASS Rusia kohort memiliki dua kelemahan mendasar: kedua alat tersebut tidak dapat bekerja di dalam ruangan, dan alat tersebut hanya dapat beroperasi dalam sistem dua dimensi.

Situasi ini akan lebih kompleks ketika dipakai untuk mendeteksi perubahan ketinggian di daerah pegunungan dan daratan, GPS dan GLONASS dapat juga mengukur ketinggian, tetapi umumnya data tersebut tidak akurat dan terlalu rendah resolusinya (di urutan 10-25 meter) untuk penggunaan sehari-hari. Bahkan dengan keterbatasan ini, sistem navigasi berbasis satelit ruang angkasa telah hampir hadir dalam setiap aspek kegiatan masyarakat, mulai dari perangkat hardware hacking untuk pertanian, kartografi bahkan untuk mencari posisi kendaraan kita yang hilang dicuri. Bagaimana apabila kita memiliki sistem navigasi yang bekerja di dalam ruangan? Seperti Indoor Positioning System  (IPS) yang sebentar lagi akan diperkenalkan kepada publik?


GPS vs IPS


Lihatlah gambar perbedaan antara GPS dan IPS di atas, detil posisi yang ditampilkan sangat jelas. Bahkan walau kita di dalam ruangan sekalipun.

Tahun lalu, Google Maps untuk perangkat Android mulai memperkenalkan rencana ini untuk diaplikasikan di dalam pusat perbelanjaan, bandara, dan kawasan komersial besar lainnya. Nokia juga menawarkan perangkat  sistem positioning dalam ruangan, menggunakan model 3D bukan 2D yang sekarang sudah lama beredar. Baru-baru ini Broadcom merilis chip baru (BCM4752) yang mendukung sistem penentuan posisi dalam ruangan, dan yang akan segera menemukan jalan ke smartphone.Tidak seperti GPS dan GLONASS, tidak ada cara standar untuk membangun positioning system dalam ruangan. Google melacak melalui WiFi - tahu di mana WiFi hotspot di gedung tertentu, dan melalui kekuatan sinyal triangulasi itu kira-kira bisa bekerja di mana kita berada. Teknologi yang ditawarkan Nokia juga serupa, namun menggunakan Bluetooth bukan WiFi, sehingga resolusinya yang ditampilkan lebih tinggi (kelemahannya adalah memerlukan instalasi banyak Bluetooth ). Metode lain yang diperdebatkan melibatkan inframerah, dan bahkan akustik analisis. Tak satu pun dari pendekatan ini yang akurat atau cukup handal.


Chip Broadcom mendukung IPS melalui WiFi, Bluetooth, dan bahkan NFC. Lebih penting lagi, chip ini kompatibel dengan sensor lain, seperti giroskop telepon, magnetometer, accelerometer, dan altimeter. Bertindak seperti speedometer, Chip Broadcom ini hampir bisa melacak gerakan kita tanpa triangulasi jaringan nirkabel. Hanya cukup mengaktifkan saja melalui GPS, dan kemudian alat tersebut dapat menghitung langkah kita (accelerometer), arah (giroskop), dan ketinggian (altimeter).Singkatnya, sistem penentuan posisi dalam ruangan ini akan selalu mengawasi kita secara real time. Tidak perduli di dalam gedung atau dimanapun berada, kabar baiknya adalah tidak ada tempat bersembunyi lagi bagi kita, karena detil posisi keberadaan kita akan ditampilkan. 

Sabtu, 27 April 2013

Komputer Masa Depan

Apa yang Anda pikirkan tentang bayangan teknologi komputer di masa depan? Berikut ini adalah foto-2 yang berhasil saya himpun tentang teknologi komputer masa depan yang kehadirannya tidak lama lagi.

Apakah Anda mengira ini adalah bollpoint berkamera?


Dan ini, benda berbentuk bollpoint apa pula ini ?


Benda  yang Anda kira bollpoint berkamera itu ternyata adalah sebuah proyektor mini yang menembakkan ke tembok, sebelah kanannya berfungsi sebagai layar komputer. Sedangkan sebelah kiri berfungsi sebagai keyboardnya.



Bahkan hand phone cerdas masa depan dilengkapi juga dengan mini proyektor keyboard yang dibenamkan di dalamnya. Anda tidak perlu susah-2 untuk mengetikkannya di layar. Selamat datang Masa Depan...