Aplikasi ini dipakai untuk keperluan penting di dalam kehidupan kita sehari-hari terutama untuk penentuan sistem penentuan posisi yang sangat mengagumkan - perangkat navigasi portabel, mobil yang dapat mengemudi sendiri secara otomatis, setting penargetan rudal - dan beberapa aplikasi yang lainnya.
Satelit Amerika Global Positioning System dan GLONASS Rusia kohort memiliki dua kelemahan mendasar: kedua alat tersebut tidak dapat bekerja di dalam ruangan, dan alat tersebut hanya dapat beroperasi dalam sistem dua dimensi.
Situasi ini akan lebih kompleks ketika dipakai untuk mendeteksi perubahan ketinggian di daerah pegunungan dan daratan, GPS dan GLONASS dapat juga mengukur ketinggian, tetapi umumnya data tersebut tidak akurat dan terlalu rendah resolusinya (di urutan 10-25 meter) untuk penggunaan sehari-hari. Bahkan dengan keterbatasan ini, sistem navigasi berbasis satelit ruang angkasa telah hampir hadir dalam setiap aspek kegiatan masyarakat, mulai dari perangkat hardware hacking untuk pertanian, kartografi bahkan untuk mencari posisi kendaraan kita yang hilang dicuri. Bagaimana apabila kita memiliki sistem navigasi yang bekerja di dalam ruangan? Seperti Indoor Positioning System (IPS) yang sebentar lagi akan diperkenalkan kepada publik?
GPS vs IPS
Lihatlah
gambar perbedaan antara GPS dan IPS di atas, detil posisi yang ditampilkan
sangat jelas. Bahkan walau kita di dalam ruangan sekalipun.
Tahun
lalu, Google Maps untuk perangkat Android mulai memperkenalkan rencana
ini untuk diaplikasikan di dalam pusat perbelanjaan, bandara, dan
kawasan komersial besar lainnya. Nokia juga menawarkan perangkat sistem
positioning dalam ruangan, menggunakan model 3D bukan 2D yang sekarang
sudah lama beredar. Baru-baru ini Broadcom merilis chip baru (BCM4752)
yang mendukung sistem penentuan posisi dalam ruangan, dan yang akan
segera menemukan jalan ke smartphone.Tidak seperti GPS dan GLONASS,
tidak ada cara standar untuk membangun positioning system dalam ruangan.
Google melacak melalui WiFi - tahu di mana WiFi hotspot di gedung
tertentu, dan melalui kekuatan sinyal triangulasi itu kira-kira bisa
bekerja di mana kita berada. Teknologi yang ditawarkan Nokia juga
serupa, namun menggunakan Bluetooth bukan WiFi, sehingga resolusinya
yang ditampilkan lebih tinggi (kelemahannya adalah memerlukan instalasi
banyak Bluetooth ). Metode lain yang diperdebatkan melibatkan
inframerah, dan bahkan akustik analisis. Tak satu pun dari pendekatan
ini yang akurat atau cukup handal.
Chip Broadcom mendukung
IPS melalui WiFi, Bluetooth, dan bahkan NFC. Lebih penting lagi, chip
ini kompatibel dengan sensor lain, seperti giroskop telepon,
magnetometer, accelerometer, dan altimeter. Bertindak seperti
speedometer, Chip Broadcom ini hampir bisa melacak gerakan kita tanpa
triangulasi jaringan nirkabel. Hanya cukup mengaktifkan saja melalui
GPS, dan kemudian alat tersebut dapat menghitung langkah kita
(accelerometer), arah (giroskop), dan ketinggian (altimeter).Singkatnya,
sistem penentuan posisi dalam ruangan ini akan selalu mengawasi kita
secara real time. Tidak perduli di dalam gedung atau dimanapun berada,
kabar baiknya adalah tidak ada tempat bersembunyi lagi bagi kita, karena
detil posisi keberadaan kita akan ditampilkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar