Senin, 29 April 2013

Apakah GPS sudah cukup? IPS Akan Membuat Kita Terkesima

Aplikasi ini dipakai untuk keperluan penting di dalam kehidupan kita sehari-hari terutama untuk penentuan sistem penentuan posisi yang sangat mengagumkan - perangkat navigasi portabel, mobil yang dapat mengemudi sendiri secara otomatis, setting penargetan rudal - dan beberapa aplikasi yang lainnya.

Satelit Amerika Global Positioning System dan GLONASS Rusia kohort memiliki dua kelemahan mendasar: kedua alat tersebut tidak dapat bekerja di dalam ruangan, dan alat tersebut hanya dapat beroperasi dalam sistem dua dimensi.

Situasi ini akan lebih kompleks ketika dipakai untuk mendeteksi perubahan ketinggian di daerah pegunungan dan daratan, GPS dan GLONASS dapat juga mengukur ketinggian, tetapi umumnya data tersebut tidak akurat dan terlalu rendah resolusinya (di urutan 10-25 meter) untuk penggunaan sehari-hari. Bahkan dengan keterbatasan ini, sistem navigasi berbasis satelit ruang angkasa telah hampir hadir dalam setiap aspek kegiatan masyarakat, mulai dari perangkat hardware hacking untuk pertanian, kartografi bahkan untuk mencari posisi kendaraan kita yang hilang dicuri. Bagaimana apabila kita memiliki sistem navigasi yang bekerja di dalam ruangan? Seperti Indoor Positioning System  (IPS) yang sebentar lagi akan diperkenalkan kepada publik?


GPS vs IPS


Lihatlah gambar perbedaan antara GPS dan IPS di atas, detil posisi yang ditampilkan sangat jelas. Bahkan walau kita di dalam ruangan sekalipun.

Tahun lalu, Google Maps untuk perangkat Android mulai memperkenalkan rencana ini untuk diaplikasikan di dalam pusat perbelanjaan, bandara, dan kawasan komersial besar lainnya. Nokia juga menawarkan perangkat  sistem positioning dalam ruangan, menggunakan model 3D bukan 2D yang sekarang sudah lama beredar. Baru-baru ini Broadcom merilis chip baru (BCM4752) yang mendukung sistem penentuan posisi dalam ruangan, dan yang akan segera menemukan jalan ke smartphone.Tidak seperti GPS dan GLONASS, tidak ada cara standar untuk membangun positioning system dalam ruangan. Google melacak melalui WiFi - tahu di mana WiFi hotspot di gedung tertentu, dan melalui kekuatan sinyal triangulasi itu kira-kira bisa bekerja di mana kita berada. Teknologi yang ditawarkan Nokia juga serupa, namun menggunakan Bluetooth bukan WiFi, sehingga resolusinya yang ditampilkan lebih tinggi (kelemahannya adalah memerlukan instalasi banyak Bluetooth ). Metode lain yang diperdebatkan melibatkan inframerah, dan bahkan akustik analisis. Tak satu pun dari pendekatan ini yang akurat atau cukup handal.


Chip Broadcom mendukung IPS melalui WiFi, Bluetooth, dan bahkan NFC. Lebih penting lagi, chip ini kompatibel dengan sensor lain, seperti giroskop telepon, magnetometer, accelerometer, dan altimeter. Bertindak seperti speedometer, Chip Broadcom ini hampir bisa melacak gerakan kita tanpa triangulasi jaringan nirkabel. Hanya cukup mengaktifkan saja melalui GPS, dan kemudian alat tersebut dapat menghitung langkah kita (accelerometer), arah (giroskop), dan ketinggian (altimeter).Singkatnya, sistem penentuan posisi dalam ruangan ini akan selalu mengawasi kita secara real time. Tidak perduli di dalam gedung atau dimanapun berada, kabar baiknya adalah tidak ada tempat bersembunyi lagi bagi kita, karena detil posisi keberadaan kita akan ditampilkan. 

Sabtu, 27 April 2013

Komputer Masa Depan

Apa yang Anda pikirkan tentang bayangan teknologi komputer di masa depan? Berikut ini adalah foto-2 yang berhasil saya himpun tentang teknologi komputer masa depan yang kehadirannya tidak lama lagi.

Apakah Anda mengira ini adalah bollpoint berkamera?


Dan ini, benda berbentuk bollpoint apa pula ini ?


Benda  yang Anda kira bollpoint berkamera itu ternyata adalah sebuah proyektor mini yang menembakkan ke tembok, sebelah kanannya berfungsi sebagai layar komputer. Sedangkan sebelah kiri berfungsi sebagai keyboardnya.



Bahkan hand phone cerdas masa depan dilengkapi juga dengan mini proyektor keyboard yang dibenamkan di dalamnya. Anda tidak perlu susah-2 untuk mengetikkannya di layar. Selamat datang Masa Depan...